PENGERTIAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN DALAM SKRIPSI


PENGERTIAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN DALAM SKRIPSI, ARTI SIKAP, ARTI TINDAKAN, SKRIPSI SIKAP DAN TINDAKAN, SKRIPSI PERGURUAN TINGGI NEGERI,
Pengertian Pengetahuan “Pengetahuan berarti segala sesuatu yang diketahui; kepandaian; atau segala sesuatu yang diketahui berkenaan dengan hal tertentu.” (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2008).

Pengetahuan adalah sebagai ingatan atas bahan-bahan yang telah dipelajari dan mungkin ini menyangkut tentang mengikat kembali sekumpulan bahan yang luas dari hal-hal yang terperinci oleh teori, tetapi yang diberikan menggunakan ingatan akan keterangan yang sesuai. (Ngatimin, 1990).

Pengetahuan adalah hasil tahu, dan ini terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengindraan terjadi melalui panca indra manusia, yaitu: penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga. (Notoatmodjo, 2007)

Dengan demikian bahwa pengetahuan merupakan segala sesuatu yang diketahui dan diperoleh dari persentuhan panca indera terhadap objek tertentu. Pengetahuan pada dasarnya merupakan hasil proses melihat, mendengar, merasakan dan berpikir yang kemudian menjadi dasar dalam bersikap dan bertindak. Pengetahuan yang didapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata dalam berbuat dan bertingkah laku, mencerminkan tingkat pengetahuan yang dimiliki seseorang.

Pengetahuan merupakan penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indera yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan lain sebagainya). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua yang dirasakan oleh manusia merupakan pengetahuan baru baginya. Terlepas dari bagaimana mendapatkan pengetahuan tersebut, yang intinya bermanfaat untuk keberlangsungan hidupnya. (Taufik, 2007)

Pengertian Sikap
“Sikap diartikan sebagai kesiapan untuk bertindak.” (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2008).

Sikap pada awalnya didefinisikan sebagai suatu syarat untuk munculnya suatu tindakan. Fenomena sikap adalah mekanisme mental yang mengevaluasi, membentuk pandangan, mewarnai perasaan dan akan ikut menentukan kecenderungan perilaku kita terhadap manusia atau sesuatu yang kita hadapi, bahkan terhadap diri kita sendiri. Pandangan dan perasaan kita terpengaruh oleh ingatan akan masa lalu, oleh apa yang kita ketahui dan kesan kita terhadap apa yang sedang kita hadapi saat ini. (Azwar, 2005).

Bersikap baik dalam kehidupan sehari-hari akan mencerminkan tingkah laku seseorang. Penilaian yang diberikan oleh banyak orang tidak terlepas dari sikap yang telah dikenai pada orang tersebut. Berbeda orang maka akan berlainan sikap dalam menyikapi kesiapan hidup. Sebagian orang akan menjadi lebih cepat bersikap dewasa dalam melihat permasalahan hidup, sebagian yang lain butuh waktu lama untuk tumbuh dewasa.

Sikap juga dapat diartikan sebagai sebuah kecendrungan untuk bertingkah laku dengan cara tertentu dalam situasi sosial. Sikap merujuk pada evaluasi individu terhadap berbagai aspek dunia sosial serta bagaimana evaluasi tersebut memunculkan rasa suka atau tidak suka individu terhadap isu, ide, orang lain, kelompok sosial dan objek (Baron, 2004).

Pengertian Tindakan “Tindakan dapat diartikan dengan sesuatu yang dilakukan; perbuatan. Tindakan yang dilaksanakan untuk mengatasi sesuatu.” (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2008).

Setelah seseorang menerima pengetahuan dan sikap, selanjutnya menimbulkan rangsangan dalam menentukan suatu proses. Rancangan inilah yang kemudian memunculkan tindakan mengambil keputusan. Tindakan yang dialami seseorang tidak terlepas dari tingkah laku dan perbuatan keseharian. Dari sikap menimbulkan tindakan dalam memberi penilaian atau pendapat terhadap apa yang telah diketahui kemudian dilaksanakan. Suatu sikap belum tentu secara sadar menjadi tindakan. Agar terwujud sikap menjadi suatu tindakan maka diperlukan beberapa faktor dan dukungan dari pihak lain. Faktor yang mempengaruhi tindakan di antaranya: umur; berhubungan erat dengan pengetahuan. Pendidikan; menentukan pola pikir dan wawasan. Dan lama bekerja menunjukkan kematangan dan keseriusan akan pekerjaannya.

DOWNLOAD JUGA RPP KURIKULUM 2013 DAN SILABUS KURIKULUM 2013
FIKIH
QURAN HADITS
SEJARAH
BAHASA INDONESIA
BAHASA INGGRIS
BAHASA ARAB
SKI
FISIKA
KIMIA
BIOLOGI
MATEMATIKA
SOSIOLOGI
GEOGRAFI
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)
EKONOMI
PKN
IPA TERPADU
IPS TERPADU
SENI BUDAYA

Postingan populer dari blog ini

RPP Akidah Akhlak MTs Kurikulum 2013 Kelas VIII Lengkap dan Rapi

RPP DAN SILABUS SKI MTs VII LENGKAP SIAP PAKAI

RPP Akidah Akhlak MTs Kurikulum 2013 Kelas VII